cara meletakkan pulpen yang benar

1 1

3 Masalah yang Sering Terjadi Pada Pena – Pena atau bolpoin merupakan alat tulis yang biasa kita gunakan untuk menulis sesuatu di kertas. Pena yang sering di gunakan dalam beberapa waktu, pastinya akan mengalami kerusakan. Sebelum pena yang kita miliki akan benar-benar rusak, pena akan mengalami beberapa tahap dahulu. Masalah pada pulpen yang mau abis atau rusak pasti di tandai dengan masalah pada tintanya yang semakin lama semakin tidak dapat digunakan. Berikut adalah masalah yang sering kali terjadi pada pena kita

Tinta Kering
Masalah ini dapat dibilang merupakan permasalahan yang paling sering terjadi, dan biasanya terjadi pada bolpoin yang tidak ditutup. Biasanya, bolpoin berkualitas rendah akan sangat sering mengalami hal ini, dan tentunya akan sangat menjengkelkan bagi para penggunanya. Banyak merek bolpoin seperti Standardpen muncul dengan inovasi tinta yang lebih tahan lama dan tidak mudah kering, memberikan kemudahan lebih bagi para penggunanya.

Tinta Bocor
Pasti ada di antara Anda yang sering mengalami masalah ini, tiba-tiba tinta keluar dari pulpen dan membasahi kertas, tangan, dan baju. Tentunya masalah tinta bocor ini dapat menjadi masalah besar ketika tinta yang mengenai baju ataupun celana tidak bisa dibersihkan.

Masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa alasan seperti kurang bagusnya kualitas refill tinta, bola kecil yang ada pada ujung pulpen rusak, terkena suhu tinggi, dan bolpoin terguncang secara berlebihan. Maka itulah, tinta bocor sering terjadi ketika bolpoin tertinggal pada kantong baju kemudian di cuci, atau tertinggal di tempat panas berlebihan.

Baca Juga : Cara Mudah Atasi Pulpen yang Macet

Jika kualitas dari refill tinta kurang bagus maka biasanya tinta yang digunakan terlalu encer padahal yang paling bagus adalah tinta lengket dan kental. Jika bola kecil yang ada di ujung pulpen rusak maka biasanya akan pecah dan membuat tinta jadi tumpah ke luar pulpen.

Selanjutnya, jika Anda terlalu kencang mengguncangkan bolpoin maka pulpen bisa keluar. Misalnya pulpen disimpan di saku celana atau terlempar. Jika karena suhu tinggi maka suhu tersebut bisa membuat tinta strukturnya menjadi cair jadi akan mudah keluar dari pulpen.

Pulpen Macet
Pulpen macet juga bisa disebabkan oleh tinta yang mengering. Meski demikian, pada umumnya bolpoin yang ‘macet’ tidak lagi memiliki tinta didalamnya. Anda bisa melihat tempat refillnya untuk memastikan. Caranya adalah mencabut mata pena pulpen lalu masukkan jarum ke dalamnya. Jika di ujung jarum tidak ada tinta sama sekali maka artinya tinta pulpen tersebut sudah habis.

Namun jika bolpoin macet karena terjatuh dari tempat cukup tinggi, biasanya bolpoin tersebut tidak akan lagi bisa digunakan. Maka itu, Anda perlu berhati-hati untuk tidak sembarangan menaruh bolpoin di tempat yang tidak semestinya.

Nah, di atas adalah beberapa masalah yang biasanya terjadi pada pulpen. Masalah-masalah tersebut akan sering terjadi pada pulpen yang kualitasnya buruk.

Namun, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menghindari masalah tersebut maka ada baiknya memilih pulpen yang sudah terbukti bagus. Standardpen hadir dengan bolpoin berkualitas tinggi dengan tinta anti macet dan nyaman untuk digunakan. Standardpen telah menjadi pilihan banyak orang karena terbukti memiliki kualitas tinta luar biasa namun tetap bisa dibeli di mana saja. Standard punya beberapa jenis pulpen dengan kelebihannya masing-masing yang bisa Anda gunakan untuk bekerja, sekolah atau kegiatan mencatat berbagai macam hal di mana saja.

1 1

Cara Mudah Atasi Pulpen yang Macet – Saat kita sedang menulis menggunakan pena, seringkali terjadi masalah pada pena kita. Salah satu masalah yang sering terjadi pada pena kita adalah terjadinya macet. Tinta yang tidak mengalir dapat mengganggu saat kita sedang serius menulis. Berikut adalah cara mudah yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi pena yang macet

1. Ketukkan Ujung Pulpen

Cara paling sederhana untuk mengatasi pulpen yang sering macet adalah dengan mengetukkan ujung pulpen pada permukaan yang keras seperti meja.

Jangan lupa untuk meletakkan selembar kertas supaya tinta pulpen tidak mengotori meja atau permukaan lainnya.

2. Goreskan pada Kaca

Teman-teman juga bisa menggoreskan ujung pulpen pada kaca, aluminium, atau benda yang permukaannya keras dan licin.

Goreskan beberapa kali sampai tinta pulpen keluar dan bisa digunakan kembali.

3. Goreskan pada Penghapus

Selain benda seperti kaca, kita juga bisa menggoreskan pulpen yang macet pada penghapus atau benda berbahan karet lainnya.

Goreskan terus hingga tinta pulpen keluar seperti cara sebelumnya, ya, teman-teman.

Baca Juga Mengenal dan Merawat Pulpen Parker

4. Goreskan pada Ujung Spidol Permanen

Spidol permanen untuk papan tulis juga bisa digunakan untuk memancing pulpen yang sering macet karena mengandung bahan pelarut yang cukup kuat.

Caranya dengan menggoreskan ujung pulpen ke ujung spidol permanen sehingga tinta pulpen yang kering bisa larut dan keluar lagi.

5. Panaskan Ujung Pulpen

Buka pulpen dan keluarkan tabung tintanya. Lalu, arahkan ujung pulpen yang terbuat dari besi ke api kecil dari pemantik.

Namun, jangan terlalu lama supaya bagian tabung tinta yang terbuat dari plastik tidak ikut terbakar.

Nah, kalau teman-teman sudah melakukan beberapa cara di atas tapi pulpen masih tidak bisa digunakan, itu artinya teman-teman harus membeli pulpen yang baru.

6. Masukan Ujung Besi Pulpen Pada Air Panas

Cara ini enggak terlalu ribet, kamu hanya cukup memasukkan ujung pulpen pada air mendidih. Diamkan selama kurang lebih 2menit, angkat kembali jika air sudah berubah menjadi keruh ya. Setelah itu kamu bisa langsung cek apakah pulpennya sudah tidak macet lagi.

7. Meniup Isi Tintanya

Kalo cara keempat ini mungkin kamu harus sedikit ribet ya. Karena kamu harus mengeluarkan isi pulpennya dahulu, kemudian melepaskan ujung besi pada isi dengan menggunakan tang. Lalu meniup isinya beberapa detik, selanjutnya pasang kembali ujung besinya dan masukan kembali isi pada badan pulpen. Baru deh, kamu cek apakah tintanya sudah gak macet lagi.