Apa Itu Fountain Pen

Apa Itu Fountain Pen

Penmontblanc.net – Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang apa itu Fountain Pen. Sejak tiga atau empat tahun yang lalu, saya sudah meninggalkan pulpen biasa, karena ternyata menulis pakai fountain pen lebih enak dan gak capek ketimbang pake ballpoint atau gel pen. Tulisan yang dihasilkan pun menurut saya lebih menarik dan unik. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai apa itu Fountain Pen ?

Apa itu Fountain Pen?
Menurut saya fountain pen adalah alat tulis jaman dulu, dengan tinta khusus yang dapat diisi ulang, memiliki komponen yang berbeda dengan pulpen jaman sekarang, seperti mata pulpennya dan ukuran bodynya yang biasanya lebih besar. Konon katanya, fountain pen ini sempat tenar di jaman kakek saya waktu masih jadi guru sekolah, sekitar tahun 50-80an. Namun jaman sekarang saya lihat jarang sekali orang di Indonesia yang menulis dengan menggunakan alat tulis ini. Saya sendiri yang sedang kuliah di Jerman cukup sering melihat kolega – kolega di kampus menulis dengan fountain pen. Memang kalo dipikir pikir, untuk pemakaian jangka panjang, menulis dengannya bisa menghemat kantong juga, karena tinta fountain pen botolan 30ml saja itu cukup lama habisnya.

Kenapa memakai fountain pen?
Buat saya pribadi menulis dengan fountain pen sangat menyenangkan. Tulisan yang dihasilkan sangat jelas, karena gak ada lagi yang namanya tinta kering atau macet. Disamping itu menulis dengannya juga gak perlu ditekan, jadi kalo lagi nulis banyak gak gampang capek. Terus, nulis pakai fountain pen dapat menghasilkan gaya tulisan yang unik dan gak pasaran. Kalo lagi malas nulis saya pribadi juga sering memakainya untuk menggambar.

Fountain Pen juga memiliki desain yang unik dan klasik, tidak seperti pulpen-pulpen jaman sekarang. Setiap produsen fountain pen memiliki ciri khasnya masing-masing pada setiap produk yang mereka ciptakan. Jadi kalo Anda ingin terlihat berbeda dari yang lain cobalah menulis pakai fountain pen.

Gimana caranya memakai fountain pen?
Untuk mengisi tinta kedalam fountain pen terdapat beberapa cara, misalnya dengan disuntik, dipencet atau dipijit, dipompa (diputar bagian belakang pulpennya, sehingga piston dapat bergerak naik dan turun) atau dengan mengganti tabung tinta (cartridge) dengan yang baru. Semuanya tergantung dari jenis dan merek fountain pen apa yang Anda gunakan.

Menulis dengan fountain pen sedikit berbeda dengan menulis memakai pulpen biasa. Anda hanya butuh sedikit penyesuaian saat pertama kali memakainya. Saat menulis Anda tidak perlu menekannya, justru malah itu dapat membuat nib (mata pena) menjadi cepat rusak. Tanpa ditekan pun tinta akan mengalir tanpa hambatan. Menulis dengannya juga terkadang tidak bisa terlalu cepat. Pada beberapa jenis memang didesain seperti itu.

Apa komponen dari sebuah fountain pen?
Mari kita mengenal bagian-bagian fountain pen lebih dekat

1) Nib
Pada umumnya mata dari sebuah Fountain pen diproduksi dari bahan baja anti karat (stainless steel) atau emas (gold) dengan kadar 14 atau 18 karat. Mata pulpen terdiri dari berbagai ukuran dan jenis seperti EF/Extra fine (sangat tipis), F/Fine (tipis), M/Medium (sedang), B/Broad (Lebar) , BB (sangat lebar) dan jenis mata yang tidak bulat atau Italic nib seperti untuk menulis kaligrafi dan not balok.

Saat Anda memilih sebuah fountain pen, hal yang penting untuk dipertimbangkan adalah memilih mata pulpen yang tepat, yaitu sesuai dengan selera, gaya menulis dan kebutuhan Anda

Empat hal penting dalam memilih mata pulpen menurut saya adalah:

Tip Shape
Saat ini sebagian besar fountain pen memiliki bentuk ujung kepala yang bulat (round tip), yang mana dapat membentuk garis yang sama lebar saat menulis. Bentuk lain dari kepalanya adalah italic nib atau calligraphy nib. Ciri – cirinya yaitu ia memiliki ujung yang lebar dan rata, yang dapat membuat garis lebar vertikal dan garis tipis horizontal. Mata pulpen ini cocok untuk Anda yang gemar menulis Kaligrafi dan not balok.

Tip Size
Secara umum pulpen lamy-nibsdengan ujung bulat (round tip) memilik 4 macam ukuran yaitu Extra Fine (EF), Fine (F), Medium (M), dan Broad (B). Sementara pada Italic nib terdapat ukuran yang berbeda yaitu 1,1mm / 1,5mm / 1,9mm.

Fountain pen buatan Jepang seperti Pilot, Namiki dan Sailor biasanya memiliki tipe size yang lebih kecil jika dibandingkan dengan produk – produk Eropa dan Amerika seperti Lamy dan Pelikan, walaupun ukuran yang tertera pada nibnya sama. Rumus kasarnya bisa dibilang begini: M (Japan) = F (Europe).

Baca Juga : Cara Mengisi Ulang Pulpen Montblanc

Apa kelebihan dan kekurangan tipis dan tebal?
Untuk menjawab pertanyaan ini memang agak sulit, karena pada dasarnya itu hanya masalah selera dan gaya tulisan masing-masing.

Tebal ( Broader nib)
(+) cocok untuk tulisan dengan ukuran yang besar (buat Anda yang biasanya memakai pulpen ukuran diatas 1,0)
(+) dapat menulis dengan lebih lembut, disebabkan aliran tinta yang lebih cepat
(-) kurang cocok untuk menulis diatas kertas yang berkualitas buruk karena banyaknya tinta yang mengalir, menyebabkan kertas menjadi basah dan tulisan dapat tembus ke belakang, saya menyarankan untuk menggunakan kertas yang berkualitas baik dan tebal
(-) penggunaan tinta lebih boros

Tipis (Finer nib)
(+) cocok untuk tulisan dengan ukuran yang kecil (bagi Anda yang biasanya memakai pulpen 0,3 atau 0,5)
(+) karena tinta yang mengalir lebih sedikit maka jenis ini lebih toleran dengan berbagai macam kertas.
(+) penggunaan tinta lebih hemat
(-) tidak selembut broader nib saat menulis

Flexibility
Pada jaman sekarang umumnya fountain pen memiliki sedikit flexibility pada matanya. Dengan mata pulpen yang lebih fleksibel, seperti soft fine nib, kita dapat membuat garis yang lebih variatif, karena jika kita memberikan tekanan sedikit saja saat menulis, itu dapat membuat garis menjadi tebal, seperti pada Pilot Elabo ( Falcon ) contohnya. Pada Lamy Safari misalnya, karena ia memiliki mata pulpen yang tidak fleksibel, menyebabkan tidak adanya variasi ukuran garis pada tulisan Anda.

Bagi Anda yang suka membuat tulisan-tulisan unik, tidak ada salahnya Anda mencoba fountain pen dengan soft fine nib, namun memang tidak banyak produsen yang membuatnya dan harganya pun terbilang cukup mahal.

Nib Material
Material yang digunakan pada umumnya adalah emas (gold) atau baja anti karat (stainless steel). Warna nib gold belum tentu kalau ia terbuat dari gold. Biasanya terdapat tulisan 14K, 18K atau 21K pada nib yang terbuat dari emas asli. Nib yang dilapisi emas mempunyai kelebihan yaitu lebih smooth saat menulis, namun harganya memang jauh lebih mahal dibandingkan dengan nib stainless steel. Rata-rata harga penanya bisa lebih dari 100 USD.

2) Body
Body dari fountain pen biasanya terbuat dari plastik, aluminium, stainless steel dan kayu. Biasanya material yang digunakan ini mempengaruhi harga jual dari fountain pen itu sendiri. Misalnya fountain pen maki-e dari Jepang yang bodynya dipercantik dengan teknik maki-e (dilukis dan handmade) memiliki harga jual yang sangat mahal (diatas 1000$), karena memang butuh waktu lama untuk bisa membuat lukisan sebaik itu di badan fountain pen. Fountain pen dengan body aluminium tentunya lebih mahal jika dibandingkan dengan plastik, karena lebih tahan lama. Terdapat juga beberapa produsen rumahan yang memproduksi fountain pen dari pesanan konsumen, yang bodynya terbuat dari kayu yang diukir.

3) Cartridge / Converter
Cartridge atau converter pada fountain pen berguna untuk menampung tinta. Terdapat beberapa macam model, tergantung dari merek fountain pen apa yang Anda miliki.

Bagaimana cara isi ulang tinta fountain pen?
Di dalam badan fountain pen terdapat cartridge yang bisa diisi ulang atau diganti baru. Tergantung dari jenis fountain pen itu sendiri, apakah sistem atau teknologi yang dibuat padanya. Misalnya fountain pen dengan merk Pelikan, mereka rata-rata membangun piston didalamnya, sehingga untuk mengisi tinta, kita cukup memompa saja atau memutar bagian belakang fountain pen, sehingga piston didalamnya dapat bergerak keatas dan kebawah.

Disamping itu ada juga yang mengisi tinta dengan caranya dipencet cartridgenya. Saya pernah mencobanya pada fountain pen Sheaffer punya teman saya. Pada beberapa fountain pen Anda juga diharuskan membeli “converter” tambahan untuk menampung tintanya.

Tinta (ink)
Tinta yang digunakan pada fountain pen berbasiskan air. Biasanya tinta ini dikemas di dalam botol atau didalam cartridge. Tinta yang baik adalah tinta yang mudah mengalir, tidak menyebabkan karat pada mata pulpen (nib) dan bebas dari pengendapan.

Di dunia ini terdapat banyak sekali produsen – produsen tinta fountain pen dengan pilihan warna yang sangat banyak. Produsen tinta yang terkenal dari Jepang misalnya Pilot dan Sailor. Pilot membuat seri iroshizuku yang sangat terkenal di kalangan pecinta fountain pen di seluruh dunia, dengan warna tinta yang alami dan botolnya yang sangat cantik. Dari Amerika ada Noodler’s ink, dari UK ada Diamine ink, dari Jerman ada Pelikan, Rohrer & Klingner dan Lamy dan J Herbin dari Perancis. Sebuah botol tinta memilki isi 30 ml, 50 ml dan 80 ml pada umumnya.